Sabtu, 14 November 2015

ANGKUH !!!



ANGKUH
Oleh: Ascot Amir (Ketua Umum LSM “Metafisika Indonesia”)

Manusia angkuh pada prinsipnya adalah manusia yang tidak tahu diri. Setiap ucapan seakan-akan pandai dari yang pandai, lebih tahu dari yang tahu, lebih kaya dari yang kaya. Namun dari kenyataannya tidak lebih dari seorang manusia yang hina. Angkuh adalah saudara kandung dari
sombong, tinggi hati, ongeh dan tidak punya martabat dan harga diri. Prihatin, dan sungguh memprihatinkan sekali bilamana manusia seperti tersebut diatas tadi hadir di tengah-tengah masyarakat yang madani, lambat namun pasti kerusakan tata krama dan etikalah yang akan kita tuai bersama. Untuk itu seyogyanya kita harus hati-hati dan waspada, agar jangan terbawa arus dengan manusia-manusia angkuh tersebut, yang tanpa kita sadari dianya ada bertebaran disekeliling kita. Ingat ! Dunia tidak selamanya milik kita dan bukan selamanya untuk kita kuasai. Berdasarkan acuan yang demikian hendaknya kita kembali menyadari siapa sebenarnya diri ini. Manusia yang memiliki ucapan, perkataan dan perbuatan yang sebenarnya jauh dari kenyataan diri pribadinya, adalah termasuk golongan manusia syiriq dan takabur. Wallahu’alam ! Bisa juga diambil sebuah perumpamaan “ Manusia angkuh seakan-akan piring yang kotor dan kumuh yang harus dicuci setiap saat. Dan, lebih memprihatinkan lagi, peringatan Tuhan buat manusia angkuh, sombong dan takabur, dimana azab Tuhan itu kadangkala diluar batas kemampuan kita manusia yang berpikir untuk menjawabnya. Lambat namun pasti ! Nauzubillah. Sifat keakuan manusia angkuh sangat tinggi, tidak lagi memandang keadan sekeliling. Aku tahu, aku pandai, aku pintar, aku mengerti, aku hebat dan sebagainya. Inilah yang tidak masuk di akal pikiran kita. Sekali lagi,  Nauzubillah !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar